LPM : IbM Bagi Kelompok Budidaya Jangkrik di Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar

Tanuwijaya, Haryanto ORCID: https://orcid.org/0000-0002-5428-629X, Aliffianto, Achmad Yanu ORCID: https://orcid.org/0000-0003-3186-0831 and Wibowo, Januar (2016) LPM : IbM Bagi Kelompok Budidaya Jangkrik di Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar. Project Report. Penelitian dan Pengembangan Stikom Surabaya, Surabaya.

[img]
Preview
Text
LPM-Haryanto.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Jangkrik adalah hewan yang dapat dijumpai di hampir seluruh wilayah di Indonesia dan merupakan salah satu kekayaan hayati Indonesia. Jangkrik telah lama dikenal sebagai penghasil bunyi yang oleh sebagian orang digunakan untuk mengusir tikus. Tetapi saat ini jangkrik sudah sulit ditemukan di alam karena banyak diambil untuk berbagai kepentingan, baik untuk pakan binatang piaraan, campuran pakan ternak dan kosmetik, komoditas ekspor, dan bahan tambahan pangan seperti peyek, tepung jangkrik ataupun bahan makanan sejenis karena kandungan protein yang sangat bermanfaat bagi tubuh manusia. Hasil dari program Ipteks bagi Masyarakat (IbM) dari Dikti tahun 2016 bertujuan membantu memecahkan masalah yang dihadapi mitra dari Sentra pembudidayaan Jangkrik skala rumah tangga di Desa Pakisrejo Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar yang sejak tahun 2010 telah memulai pembudidayaan jangkrik dengan jumlah peternak jangkrik sampai saat ini mencapai lebih kurang 70 orang. Pada program IbM ini telah mengembangkan teknologi tepat guna (TTG) untuk memperkecil tingkat kematian jangkrik dan mempermudah pencampuran pakan jangkrik kepada mitra peternak jangkrik rumah tangga di Desa Pakisrejo Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar. Outcome program IbM ini adalah para mitra mampu memanfaatkan teknologi tepat guna dan pencampuran pakan jangkrik untuk menekan tingkat kematian ternak jangkri. Pembudidaya jangkrik di desa pakisrejo Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar selain pemberian TTG juga di berikan pelatihan mengenai pengelolaan pangan berbahan dasar jangkrik seperti peyek jangkrik, abon jangkrik, srundeng jangkrik dan hasil olahan berbahan dasar jangkrik lainnya, kegiata tersebut bertujuan untuk para istri pembudidaya jangkrik agar dapat mengelola bahkan membuat usaha sendiri makanan yang berbahan dasar jangkrik guna mengurangi kerugian apabila harga jangkrik turun karena ketergantungan dengan tengkulak. Selain itu pada program IbM ini juga memberikan pelatihan kepada istri pembudidaya jangkrik tentang pemasaran produk olahan jangkrik serta pelatihan tentang manajemen keuangan sederhana guna usaha tersebut dapat berjalan lama dan semakin besar di kemudian hari. Monitoring dan evaluasi juga di lakukan untuk mengetahui permasalahan baru yang muncul setelah program IbM ini berjalan guna membantu apa bila terjadi masalah dalam kegiatan usaha pembudidaya jangkrik. Monitoring dan evaluasi dilakukan memalaui telepon secara intesif dan kunjungan ke mitra apa bila memang diperlukan.


Export Record



Statistic

IRStats Detail StatisticView more statistics

Item Type: Monograph (Project Report)
Additional Information: Nomor : 008/ST-PPM/KPJ/V/2016
Dewey Decimal Classification: 500 – Science > 590 Zoological sciences/Animals > 592 Invertebrates
Divisions: Perpustakaan > Laporan Penelitian
Depositing User: Maria Nugrahayu
Date Deposited: 05 Dec 2019 15:51
Last Modified: 26 Jul 2022 10:44
URI: http://repository.dinamika.ac.id/id/eprint/3494

Actions (login required)

View Item View Item