LKP : Preventif Maintenance Mesin HGF di Stasiun Puteran Pabrik Gula Tjoekir

Fatfa, Asgar Irmawan Andi (2014) LKP : Preventif Maintenance Mesin HGF di Stasiun Puteran Pabrik Gula Tjoekir. Undergraduate thesis, Stikom Surabaya.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf - Accepted Version

Download (159kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR_ISI.pdf - Accepted Version

Download (190kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB_I.pdf - Accepted Version

Download (194kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB_II.pdf - Accepted Version

Download (746kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB_III.pdf - Accepted Version

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB_IV.pdf - Accepted Version

Download (630kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB_V.pdf - Accepted Version

Download (167kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR_PUSTAKA.pdf - Accepted Version

Download (178kB) | Preview

Abstract

Gula merupakan salah satu komoditi yang penting di Indonesia. Dimana hasil penggilingan tebu di pabrik gula menghasilkan produk inti yang berupa gula, tetapi juga akan menghasilkan ampas tebu dan tetes. Tetes dapat digunakan bahan baku untuk SMG, sedangkan ampas untuk pembakaran boiler. Pabrik gula harus memiliki mesin-mesin yang dapat di andalkan demi pengoptimalannya. Salah satu mesin yang sangat berperan dalam proses produksi gula ini adalah mesin sentrifugal. Dimana mesin ini mengubah nira menjadi Kristal gula. The HGF (High Grade fugal) Mesin merupakan salah satu mesin yang sering gagal dalam The Sugar Factory XYZ. Brake shoes dan Belt drive adalah komponen yang penting dari mesin HGF. Manajemen sudah digunakan kebijakan pemeliharaan korektif di mana perawatan hanya dilakukan sementara mesin yang gagal. Hilangnya pemeliharaan korektif adalah komponen lain yang bisa gagal disebabkan oleh kegagalan komponen penting. Untuk mengantisipasi acara ini bisa melakukan tindakan preventif pada komponen-komponen penting sebelum komponen penting mencapai penggunaan batas. Mengingat adalah situasi di atas, perhatian penelitian ini bagaimana mengatur jadwal perawatan pencegahan yang tepat, sehingga bisa menghilangkan frekuensi kegagalan yang disebabkan oleh komponen kritis . Waktu untuk kegagalan kritis Komponen dilengkapi distribusi normal dengan uji hipotesis Kolmogorov-Smirnov. Dalam analisis menggunakan 70% keandalan minimum. Hasilnya menunjukkan waktu untuk kegagalan Brake shoes dan Belt Drive memiliki distribusi normal. Interval perawatan pencegahan untuk belt drive mesin HGF WS adalah 28 hari, dan memiliki nilai keandalan 73,8%, dan untuk sepatu rem mesin HGF WS adalah 28 hari, dan memiliki nilai reliabilitas di atas 90%. Pemeliharaan preventif Interval untuk sepatu rem mesin HGF Zagitter adalah 20 hari, dan akan memiliki nilai keandalan 86,2%. The Interval dari pencegahan pemeliharaan drive belt mesin HGF Zagitter adalah 24 hari, dan akan memiliki nilai reliabilitas di atas 90%.


Export Record



Statistic

IRStats Detail StatisticView more statistics

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Asgar Irmawan Andi Fatfa (11410200060)
Dewey Decimal Classification: 600 – Technology > 620 Engineering & Applied operations
Divisions: Fakultas Teknologi dan Informatika > S1 Teknik Komputer
Depositing User: Agung P. W.
Date Deposited: 03 Dec 2015 11:03
Last Modified: 03 Dec 2015 11:03
URI: http://repository.dinamika.ac.id/id/eprint/1420

Actions (login required)

View Item View Item